script anti copy

Rapat Kerja Evaluasi dan Pembahasan Rencana Strategis

Pendataan Inovasi Daerah dan Innovative Goverment Award (IGA) 2025

Kegiatan Rutin Apel Pagi

Melatih Kedisiplinan dan Koordinasi Awal Kerja

Keluarga Besar Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan

Evaluasi dan Koordinasi Peningkatan Kinerja Pegawai dalam Pelayanan Publik

Bidang Rehabilitasi Sosial

Sosialisasi Kegiatan Rehabilitasi Sosial

Pengarahan dan Pembinaan

Pembinaan dari Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan

Saka Bina Sosial

Pelantikan Mabi dan Pengurus Saka Bina Sosial

OPTIMALISASI PERAN TKSK

Dalam Pemutakhiran Data PPKS Melalui SIKS-NG dan DT-JATEng

OPTIMALISASI PERAN TKSK DALAM PEMUTAKHIRAN DATA PPKS MELALUI SIKS-NG DAN DT-JATENG

Pembinaan dari Ibu dr. IDA SULISTIYANI, MM. (Sekdin) dan Ibu ENNY SOESILAWATY, SS., MM. (Kabid Dayasos)

Koordinasi LKS (Lembaga Kesejahteraan Sosial)

 



Rabu, 10 Juni 2026 - Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan melalui Bidang Pemberdayaan Sosial dan Kepahlawanan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) sebagai upaya memperkuat sinergi, koordinasi, dan komitmen bersama dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Kabupaten Pekalongan.

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Ibu dr. Ida Sulistiyani, M.M. menyampaikan berbagai informasi strategis terkait tata kelola dan administrasi LKS, proses akreditasi, pengelolaan data melalui SIKS-DJ Modul Panti, serta berbagai peluang program dan bantuan yang dapat diakses oleh LKS, di antaranya Program SOSH dan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial RI.

Pada kesempatan yang sama, turut dibahas rencana pembentukan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengoordinasikan, mengintegrasikan, dan mengoptimalkan berbagai potensi serta sumber daya kesejahteraan sosial di Kabupaten Pekalongan.
Selain menjadi sarana penyampaian informasi dan penguatan kapasitas kelembagaan, pertemuan ini juga menjadi wadah diskusi, koordinasi, dan berbagi pengalaman antar-LKS untuk mengidentifikasi berbagai tantangan, kebutuhan, serta peluang pengembangan pelayanan kesejahteraan sosial di daerah.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan dan semangat kolaborasi yang kuat, diharapkan LKS bersama Dinas Sosial dapat terus bersinergi dalam menghadirkan layanan kesejahteraan sosial yang semakin tertib, profesional, akuntabel, dan inklusif, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.

IG : https://www.instagram.com/p/DZbbQTiAUIL/?img_index=1
Tiktok : https://www.tiktok.com/@dinassosialkabpekalongan/video/7651428111803829525


#DinsosKabPekalongan #LKS #KesejahteraanSosial #PelayananSosial #KolaborasiSosial #PekalonganSejahtera #PilarSosial

Baca Juga Artikel :  Apa itu LKS dan apa saja ? 









Monitoring dan Evaluasi (Monev) Hibah Karang Taruna

 




Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan melalui Bidang Pemberdayaan Sosial dan Kepahlawanan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap bantuan hibah Karang Taruna Tahun 2025 yang diberikan kepada Karang Taruna Desa Silirejo, Kecamatan Tirto, dengan nilai hibah sebesar Rp100.000.000,-.

Bantuan hibah tersebut merupakan usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran dan kapasitas Karang Taruna dalam penyelenggaraan kegiatan sosial kemasyarakatan. Dana hibah dimanfaatkan untuk pengadaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan Karang Taruna, berupa sound system, layos, dan genset, yang diterima dan dikelola oleh Bapak Amin Sopan, selaku Ketua Karang Taruna Desa Silirejo Kecamatan Tirto.

Kegiatan monitoring dan evaluasi dilaksanakan oleh tim dari Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan yang diwakili oleh beberapa staf Bidang Pemberdayaan Sosial dan Kepahlawanan. Berdasarkan hasil monitoring, bantuan hibah telah terealisasi dengan baik sesuai peruntukannya, dikelola secara bertanggung jawab, serta memberikan manfaat bagi kegiatan kepemudaan dan kemasyarakatan di Desa Silirejo.

Selain itu, pengelolaan aset hibah juga menunjukkan perkembangan yang positif, ditandai dengan adanya penambahan aset berupa konstruksi besi untuk panggung, sehingga dapat semakin mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di lingkungan desa.
Keberhasilan Karang Taruna Desa Silirejo dalam mengelola dan mengembangkan bantuan hibah ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi Karang Taruna lainnya untuk memanfaatkan bantuan secara optimal, kreatif, dan berkelanjutan.

Dengan pengelolaan yang baik, bantuan yang diterima tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga dapat berkembang menjadi aset produktif yang mendukung kemandirian organisasi serta meningkatkan kontribusi pemuda dalam pembangunan dan kesejahteraan sosial masyarakat.


Karang Taruna Bergerak, Masyarakat Semakin Berdaya 💪🏻


IG : https://www.instagram.com/dinsoskabpekalongan/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@dinassosialkabpekalongan








Stop Gratifikasi

 


🚫 STOP GRATIFIKASI! 🚫

Mari wujudkan pelayanan yang bersih, jujur, dan berintegritas.
Gratifikasi bukan budaya, melainkan pelanggaran yang dapat merusak kepercayaan masyarakat.

💡 Mulai dari diri sendiri:
✅ Tidak memberi
✅ Tidak menerima
✅ Berani menolak gratifikasi

Bersama kita bangun pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi demi Indonesia yang lebih baik. 🇮🇩

#BerantasGratifikasi #TolakGratifikasi #ZonaIntegritas #AntiKorupsi #PelayananPublik #Integritas #dinassosial




Optimalisasi Penyaluran Bantuan ATENSI oleh Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan

 



Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan terus berkomitmen dalam mengoptimalkan pelaksanaan Program Bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial). Program yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia ini menjadi salah satu strategi utama dalam penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di daerah.

Peran Strategis Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan

Sebagai ujung tombak pelayanan sosial di daerah, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan memiliki peran penting dalam memastikan bantuan ATENSI tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat. Melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, pendamping sosial, serta lembaga kesejahteraan sosial, program ini dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan.

Sasaran Penerima Manfaat

Program Bantuan ATENSI di Kabupaten Pekalongan menyasar kelompok masyarakat rentan, antara lain:

  • Penyandang disabilitas
  • Lanjut usia terlantar
  • Anak yang memerlukan perlindungan khusus
  • Korban penyalahgunaan napza
  • Masyarakat rentan lainnya

Pendataan dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa penerima bantuan benar-benar berasal dari kelompok yang membutuhkan.

Bentuk Intervensi Bantuan

Pelaksanaan bantuan ATENSI di Kabupaten Pekalongan tidak hanya berupa bantuan materi, tetapi juga mencakup berbagai layanan sosial, di antaranya:

  • Pemenuhan kebutuhan dasar, seperti bantuan sembako dan perlengkapan sehari-hari
  • Pemberian alat bantu, seperti kursi roda, tongkat, dan alat bantu dengar
  • Layanan terapi dan dukungan psikososial
  • Pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi
  • Bantuan usaha ekonomi produktif

Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian penerima manfaat, sehingga tidak terus bergantung pada bantuan sosial.

Peran Pendamping Sosial dan TKSK

Dalam pelaksanaannya, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) berperan aktif dalam melakukan asesmen, pendampingan, hingga monitoring terhadap penerima manfaat. Pendamping memastikan bahwa bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan memberikan dampak positif bagi kehidupan penerima.

Mekanisme Pelaksanaan

Proses penyaluran bantuan ATENSI dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu:

  1. Pendataan dan usulan calon penerima manfaat
  2. Verifikasi dan validasi data
  3. Asesmen kebutuhan oleh pendamping sosial
  4. Penyaluran bantuan melalui sentra atau langsung ke penerima
  5. Monitoring dan evaluasi

Dengan mekanisme ini, diharapkan program dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Pelaksanaan Bantuan ATENSI di Kabupaten Pekalongan telah memberikan dampak nyata, antara lain:

  • Meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan
  • Membantu pemenuhan kebutuhan dasar
  • Mendorong kemandirian ekonomi
  • Mengurangi angka permasalahan sosial di masyarakat

Penutup

Melalui optimalisasi Program Bantuan ATENSI, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan terus berupaya menghadirkan pelayanan sosial yang lebih baik, responsif, dan berkelanjutan. Dukungan serta sinergi dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program ini sehingga kesejahteraan sosial masyarakat dapat terwujud secara merata.

 
//script halaman bernomor 2 //script halaman bernomor 2